SMK Al Kaaffah Perluas Link and Match Industri, BKK Jalin Kerja Sama dengan PT Winaros Kawula Bahari

Pasuruan, 24 Agustus 2026 — Komitmen SMK Al Kaaffah Kepanjen dalam memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri terus dikembangkan. Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), SMK Al Kaaffah melakukan kunjungan dan penguatan kerja sama dengan PT Winaros Kawula Bahari, perusahaan pengolahan produk perikanan yang berlokasi di Beji, Kabupaten Pasuruan.
Dalam kegiatan tersebut, staf BKK SMK Al Kaaffah, Bapak Ibnu Al Hafid, S.St, bersama perwakilan BKK dari sejumlah SMK lainnya hadir di lingkungan PT Winaros Kawula Bahari untuk membangun komunikasi dan memperkuat sinergi antara sekolah dengan industri.
PT Winaros Kawula Bahari sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan produk perikanan, termasuk produk udang beku. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat perusahaan tersebut memiliki aktivitas pengolahan, pembekuan, pengemasan, hingga penyimpanan produk perikanan.
Dari Sekolah Menuju Dunia Kerja
Bagi SMK Al Kaaffah, kerja sama dengan industri bukan sekadar formalitas administratif.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ekosistem pendidikan yang semakin dekat dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam perjanjian kerja sama antara SMK Al Kaaffah Kepanjen dan PT Winaros Kawula Bahari, kedua pihak menyepakati kerja sama dalam pembinaan dan pengembangan SMK berbasis kompetensi yang link and match dengan industri.
Ruang lingkup kerja sama tersebut cukup luas. Mulai dari penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri, pengembangan sarana dan prasarana praktikum, guru tamu dari industri, program guru magang, PKL peserta didik, kunjungan industri, sertifikasi peserta didik, hingga program perekrutan tenaga kerja.
Dengan demikian, hubungan sekolah dan industri tidak berhenti pada kegiatan kunjungan. Ada peluang untuk membangun hubungan yang lebih panjang dan terintegrasi dengan proses pendidikan siswa.
BKK sebagai Jembatan Sekolah dan Industri
Bagi BKK SMK Al Kaaffah, kolaborasi semacam ini memiliki posisi penting.
BKK tidak hanya berperan dalam membantu siswa dan alumni menemukan informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga menjadi salah satu jembatan yang menghubungkan kompetensi yang dibangun di sekolah dengan kebutuhan nyata perusahaan.
Melalui kerja sama ini, sekolah memiliki ruang yang lebih besar untuk memahami kebutuhan industri secara langsung. Di sisi lain, industri juga memiliki kesempatan untuk mengenal kompetensi dan potensi lulusan SMK Al Kaaffah sejak mereka masih berada dalam proses pendidikan.
Dalam MoU tersebut, PT Winaros Kawula Bahari juga membuka ruang untuk memfasilitasi PKL, menyediakan instruktur industri, mendukung sertifikasi, serta merekrut tenaga kerja lulusan SMK Al Kaaffah sesuai kriteria dan kebutuhan industri.
Di sinilah konsep link and match menjadi lebih nyata.
Bukan hanya sekolah yang menyiapkan siswa untuk industri, tetapi industri juga ikut memberikan gambaran mengenai kompetensi seperti apa yang benar-benar dibutuhkan di lapangan.
Membuka Lebih Banyak Jalan untuk Lulusan
Setiap siswa memiliki jalan yang berbeda setelah menyelesaikan pendidikan.
Sebagian mungkin melanjutkan kuliah, sebagian membangun usaha, dan sebagian lainnya memilih langsung memasuki dunia kerja.
Karena itu, SMK Al Kaaffah berupaya memperluas sebanyak mungkin jalur yang dapat ditempuh oleh siswa dan lulusan.
Kerja sama dengan PT Winaros Kawula Bahari menjadi salah satu langkah dalam upaya tersebut.
Harapannya, hubungan yang terbangun tidak hanya menghasilkan dokumen kerja sama, tetapi benar-benar berkembang menjadi berbagai program yang memberikan pengalaman dan kesempatan bagi siswa: belajar dari industri, mengenal lingkungan kerja, menjalani PKL, meningkatkan kompetensi, memperoleh sertifikasi, hingga memiliki peluang untuk direkrut setelah lulus.
Karena pada akhirnya, pendidikan vokasi bukan hanya tentang apa yang dipelajari siswa di sekolah, tetapi juga tentang seberapa siap mereka menggunakan kompetensinya ketika memasuki dunia nyata.
Dan bagi SMK Al Kaaffah, semakin luas hubungan dengan industri, semakin luas pula pintu yang dapat dibuka untuk masa depan siswa.
Kontributor : Fandy
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!


